Cedera mata berkisar dari iritasi ringan yang disebabkan oleh benda asing hingga trauma parah yang dapat mempengaruhi penglihatan secara permanen.
Cedera mata ringan sering kali melibatkan partikel seperti kotoran, pasir, atau serpihan kaca kecil yang menyebabkan kemerahan, iritasi, dan keinginan kuat untuk menggosok mata. Pertolongan pertama untuk cedera mata ringan meliputi membilas mata dengan aliran larutan garam atau air bersih yang stabil selama lima menit untuk membersihkan benda tersebut. Jika benda tersebut masih tertinggal atau iritasi berlanjut, tutupi mata dengan lembut menggunakan perban dan segera cari pertolongan medis. Penting untuk tidak menarik kelopak mata, menggeser benda tersebut, atau membiarkan korban menggosok matanya. Obat tetes mata hanya boleh digunakan jika diresepkan oleh dokter.
Cedera mata berat melibatkan penetrasi atau trauma tumpul yang parah, seperti tertusuk di mata atau terkena benda terbang. Cedera ini ditandai dengan adanya darah di mata, benda yang menonjol, gangguan penglihatan, dan nyeri hebat. Dalam kasus seperti ini, baringkan korban dan segera panggil ambulans. Jangan mencoba untuk mengeluarkan benda yang menonjol. Sebaliknya, tutupi mata yang terkena dengan perban melingkar dan mata yang tidak terkena untuk mengurangi gerakan. Berikan jaminan dan jaga agar korban tetap tenang. Untuk kilatan las, berikan kompres dingin dan tutupi mata dengan bantalan, segera cari pertolongan medis jika korban melihat bintik-bintik atau bayangan dalam penglihatannya.
Pertolongan Pertama untuk Cedera Mata
- Benda Asing: Bilas mata dengan air bersih. Jangan menggosok mata.
- Luka Bakar Kimia: Bilas mata dengan air setidaknya selama 20 menit dan segera cari pertolongan medis.
- Luka Sayat atau Benturan: Tutupi mata dengan perban steril dan hindari memberikan tekanan. Segera cari pertolongan medis.