Make Sure Your Workplace
is a Safe Place..

Tuli Akibat Bising

Paparan suara keras yang berlangsung terus-menerus dapat menyebabkan tuli akibat bising, yaitu kerusakan pendengaran permanen yang tidak dapat disembuhkan. Berbeda dengan cedera lain yang segera terasa, kerusakan pendengaran akibat bising terjadi secara bertahap sehingga sering tidak disadari hingga sudah cukup parah.

Tuli akibat bising adalah kerusakan pada sel-sel rambut halus di dalam telinga bagian dalam (koklea) akibat paparan suara keras dalam intensitas tinggi maupun berkepanjangan. Sekali sel-sel rambut ini rusak, kerusakannya bersifat permanen dan tidak dapat pulih kembali, karena sel-sel tersebut tidak dapat beregenerasi. Kondisi ini dapat terjadi secara mendadak akibat suara sangat keras dalam sekejap (misalnya ledakan), maupun secara bertahap akibat paparan bising berulang dalam jangka waktu lama.

Standar Ambang Batas Kebisingan

Berdasarkan Permenaker No. 5 Tahun 2018, Nilai Ambang Batas (NAB) kebisingan di tempat kerja adalah 85 dB untuk waktu pemaparan 8 jam per hari. Semakin tinggi intensitas kebisingan, semakin pendek waktu pemaparan yang diperbolehkan, sebagaimana tabel berikut:

Waktu Pemaparan/Hari

Intensitas Kebisingan

8 jam 85 dB
4 jam 88 dB
2 jam 91 dB
1 jam 94 dB
30 menit 97 dB
Sumber Kebisingan
  • Mesin produksi, genset, kompresor, dan peralatan bertekanan tinggi
  • Alat berat seperti excavator, bulldozer, dan dump truck
  • Peralatan tangan bertenaga seperti gerinda, bor, dan gergaji mesin
Gejala dan Tanda Peringatan
  1. Telinga berdenging (tinnitus) setelah bekerja di area bising
  2. Kesulitan mendengar percakapan dengan jelas, terutama di lingkungan ramai
  3. Sering meminta orang lain mengulang perkataan, atau menaikkan volume televisi/radio lebih dari biasanya
  4. Telinga terasa penuh/tertekan setelah bekerja di area bising
  5. Kesulitan mendengar suara bernada tinggi (seperti suara anak-anak atau nada dering telepon)

 

Pendengaran adalah salah satu indra yang menghubungkan kita dengan dunia sekitar, namun sering kali baru disadari pentingnya setelah mengalami gangguan. Berbeda dengan banyak cedera kerja lain, kerusakan pendengaran akibat bising tidak dapat dipulihkan — pencegahan adalah satu-satunya cara efektif untuk melindunginya. Mari untuk lebih disiplin menggunakan pelindung telinga dan lebih peka terhadap tanda-tanda gangguan pendengaran sejak dini.

 

Salam Safety!

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Let's discuss

Get Your Free Consultation

Let’s discuss your safety and electrical needs. Fill out the form below, and our expert team will contact you within 24 hours to confirm your appointment.

Absen Toolbox Meeting

Setiap karyawan WAJIB mengisi form dibawah ini untuk melakukan Absensi setiap habis pembacaan Materi Safety Topic.