Stroke adalah kondisi darurat medis yang terjadi ketika aliran darah ke sebagian otak terganggu, baik karena penyumbatan maupun pecahnya pembuluh darah. Kondisi ini dapat terjadi secara tiba-tiba, termasuk saat seseorang sedang bekerja. Mengenali gejalanya sejak dini sangat penting karena penanganan yang cepat dapat menentukan keselamatan nyawa dan mengurangi risiko kerusakan otak permanen.
Mengenali Gejala Stroke dengan Metode FAST
Salah satu cara termudah untuk mengenali gejala stroke adalah dengan metode FAST, sebuah akronim yang merangkum empat tanda utama yang perlu diperhatikan.
- Face (Wajah) — salah satu sisi wajah tampak turun, terutama saat tersenyum.
- Arms (Lengan) — salah satu lengan terasa lemah saat diangkat bersamaan.
- Speech (Bicara) — ucapan menjadi tidak jelas atau sulit dipahami.
- Time (Waktu) — jika muncul salah satu gejala di atas, segera hubungi bantuan medis dan catat waktu kemunculannya.
Selain tiga gejala utama tersebut, gejala stroke lainnya yang juga perlu diwaspadai antara lain sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba tanpa sebab jelas, pandangan kabur atau hilang secara mendadak pada satu atau kedua mata, hilangnya keseimbangan atau koordinasi tubuh secara tiba-tiba, serta kebingungan atau kesulitan memahami situasi di sekitar.
Penanganan awal: amankan area sekitar dari benda berbahaya, jangan menahan gerakan tubuh korban secara paksa, jangan memasukkan benda apa pun ke mulut, miringkan tubuh korban setelah kejang mereda, dan segera hubungi bantuan medis jika kejang berlangsung lebih dari lima menit atau berulang.
Stroke umumnya muncul dengan gejala yang menetap dan tidak hilang sendiri, sedangkan kejang biasanya berlangsung singkat dan berhenti dengan sendirinya. Meski berbeda, langkah terpenting pada kedua kondisi tetap sama, yaitu menjaga keselamatan korban dan segera menghubungi bantuan medis profesional.