Kabel terkelupas merupakan salah satu kondisi tidak aman (unsafe condition) yang sering ditemukan di lingkungan kerja, baik di area kantor, workshop, maupun lapangan. Kerusakan pada lapisan isolasi kabel dapat terjadi akibat usia pemakaian, gesekan dengan benda tajam, penarikan berlebihan, gigitan hewan, atau pemasangan yang tidak sesuai standar. Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal memiliki potensi bahaya yang sangat serius.
Bahaya utama dari kabel terkelupas adalah risiko sengatan listrik akibat kontak langsung dengan bagian penghantar yang masih bertegangan. Sengatan listrik dapat menyebabkan kejang otot, luka bakar, kehilangan kesadaran, hingga kematian. Risiko ini akan semakin besar apabila kabel terkelupas berada di area yang sering dilalui pekerja, di dekat bahan konduktif, atau pada lingkungan yang basah dan lembap.
Selain sengatan listrik, kabel terkelupas juga berpotensi menimbulkan korsleting (short circuit). Ketika penghantar listrik saling bersentuhan atau menyentuh permukaan logam, dapat terjadi lonjakan arus yang memicu panas berlebih. Kondisi ini sangat berbahaya karena dapat merusak peralatan listrik dan menjadi sumber kebakaran, terutama di area yang memiliki bahan mudah terbakar seperti kertas, kain, atau cairan kimia.
Dampak lain dari kabel terkelupas adalah terganggunya operasional kerja dan meningkatnya risiko kecelakaan sekunder. Listrik padam mendadak atau kerusakan peralatan dapat menghambat proses kerja, sementara kejadian korsleting dapat menimbulkan kepanikan dan menyebabkan pekerja tersandung, terjatuh, atau mengalami cedera lainnya. Selain itu, kerusakan peralatan akibat kabel tidak layak pakai juga menimbulkan kerugian materi bagi perusahaan.
Untuk mencegah bahaya kabel terkelupas, diperlukan pengendalian yang konsisten melalui inspeksi rutin instalasi listrik, penggantian kabel yang rusak, dan penggunaan pelindung kabel sesuai standar. Pekerjaan perbaikan harus dilakukan oleh personel yang kompeten dengan menerapkan prosedur keselamatan seperti mematikan sumber listrik dan menggunakan APD yang sesuai. Dengan meningkatkan kepedulian dan disiplin terhadap kondisi instalasi listrik, risiko kecelakaan akibat kabel terkelupas dapat diminimalkan dan lingkungan kerja yang aman dapat terwujud.