Make Sure Your Workplace
is a Safe Place..

Pengendalian Perdarahan

Perdarahan adalah kondisi keluarnya darah dari pembuluh darah akibat cedera atau luka. Jika tidak segera ditangani, perdarahan yang berat dapat menyebabkan syok bahkan kematian dalam waktu singkat. Oleh karena itu, kemampuan melakukan pengendalian perdarahan secara cepat dan tepat sangat penting, baik bagi tenaga medis maupun masyarakat awam.

Jenis-Jenis Perdarahan

  1. Perdarahan Arteri yaitu darah memancar mengikuti denyut jantung, berwarna merah terang, dan berlangsung cepat karena tekanan tinggi dalam pembuluh nadi.
  2. Perdarahan Vena yaitu darah mengalir stabil, berwarna merah gelap, dengan tekanan yang lebih rendah dibanding arteri.
  3. Perdarahan Kapiler yaitu darah merembes perlahan dari pembuluh kecil di permukaan kulit, biasanya pada luka lecet.
Prinsip Dasar Pengendalian Perdarahan

1. Tekanan Langsung (Direct Pressure)

Cara paling efektif dan pertama kali dilakukan adalah menekan langsung area luka menggunakan kain bersih atau kasa steril. Tekanan ini membantu proses pembekuan darah dan menghentikan aliran darah keluar.

2. Elevasi

Jika memungkinkan, angkat bagian tubuh yang mengalami perdarahan lebih tinggi dari posisi jantung. Elevasi membantu mengurangi tekanan darah pada area luka.

3. Penekanan pada Titik Tekan (Pressure Point)

Apabila tekanan langsung belum cukup menghentikan perdarahan, tekan pembuluh darah besar di atas lokasi luka, misalnya arteri brakialis di lengan atau arteri femoralis di paha.

4. Pembalutan (Bandaging)

Setelah perdarahan mulai terkendali, balut luka dengan perban untuk mempertahankan tekanan dan mencegah kontaminasi. Jangan membalut terlalu kencang agar sirkulasi darah tidak terhambat.

5. Torniket (Tourniquet)

Digunakan sebagai upaya terakhir pada perdarahan hebat di anggota gerak yang tidak dapat dikendalikan dengan cara lain. Torniket dipasang beberapa sentimeter di atas luka dan waktu pemasangannya harus dicatat, karena penggunaan yang terlalu lama dapat merusak jaringan.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Gunakan alat pelindung diri (sarung tangan) bila tersedia untuk mencegah penularan penyakit melalui darah.
  • Jangan melepas benda yang tertancap pada luka; stabilkan benda tersebut dan cari bantuan medis segera.
  • Perhatikan tanda-tanda syok, seperti kulit pucat, denyut nadi cepat, napas pendek, dan penurunan kesadaran.
  • Segera hubungi layanan gawat darurat jika perdarahan tidak kunjung berhenti atau luka cukup dalam dan luas.

 

Pengendalian perdarahan yang cepat dan tepat merupakan langkah krusial dalam pertolongan pertama. Dengan memahami teknik dasar seperti tekanan langsung, elevasi, dan pembalutan, siapa pun dapat membantu menyelamatkan nyawa sebelum bantuan medis profesional tiba.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Let's discuss

Get Your Free Consultation

Let’s discuss your safety and electrical needs. Fill out the form below, and our expert team will contact you within 24 hours to confirm your appointment.

Absen Toolbox Meeting

Setiap karyawan WAJIB mengisi form dibawah ini untuk melakukan Absensi setiap habis pembacaan Materi Safety Topic.