Kolesterol adalah zat lemak yang secara alami diproduksi oleh tubuh dan juga berasal dari makanan yang kita konsumsi. Dalam jumlah normal, kolesterol berfungsi membantu pembentukan hormon, vitamin D, dan membran sel. Namun, jika kadarnya berlebihan—terutama kolesterol jahat (LDL)—maka dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan pembuluh darah.
Di lingkungan kerja, terutama pada pekerja dengan aktivitas statis seperti duduk lama di kantor, operator produksi, driver, maupun pekerja shift, risiko peningkatan kolesterol cukup tinggi. Pola makan tinggi lemak, gorengan, makanan cepat saji, kurang olahraga, stres kerja, serta kurang tidur menjadi faktor pemicu utama. Kondisi ini sering tidak disadari karena kolesterol tinggi biasanya tidak menimbulkan gejala langsung (silent killer).
Dampak kolesterol tinggi tidak hanya pada kesehatan pribadi, tetapi juga pada produktivitas kerja. Karyawan yang mengalami gangguan kesehatan akibat kolesterol berisiko mengalami penurunan konsentrasi, mudah lelah, hingga absensi karena sakit. Dalam kondisi berat, dapat terjadi serangan jantung mendadak yang tentu membahayakan diri sendiri maupun rekan kerja, terutama pada area kerja berisiko tinggi seperti produksi dan pengoperasian alat berat.
Upaya pencegahan dapat dimulai dari perubahan gaya hidup sederhana di tempat kerja. Konsumsi makanan sehat rendah lemak dan tinggi serat, perbanyak air putih, kurangi gorengan dan makanan bersantan. Lakukan aktivitas fisik ringan seperti peregangan setiap 1–2 jam, gunakan tangga dibanding lift, serta rutin mengikuti program olahraga perusahaan seperti senam atau jalan sehat. Pemeriksaan kesehatan berkala (MCU) juga sangat penting untuk mendeteksi kadar kolesterol sejak dini.
Kesimpulannya, menjaga kadar kolesterol adalah bagian dari budaya K3 karena kesehatan pekerja merupakan aset perusahaan. Tubuh yang sehat mendukung kinerja yang optimal dan menciptakan lingkungan kerja yang aman serta produktif. Mari mulai dari diri sendiri—kerja aman bukan hanya pakai APD, tapi juga menjaga kesehatan dari dalam.