Marka lantai di area packing berfungsi sebagai panduan keselamatan untuk mengatur pergerakan pekerja, alur barang, dan penggunaan alat bantu angkut. Marka ini menandai batas area kerja, jalur pejalan kaki, jalur troli atau hand pallet, serta area penyimpanan sementara. Marka lantai yang jelas dan dipatuhi membantu mengurangi risiko kecelakaan seperti tabrakan, salah jalur, dan kepadatan aktivitas yang dapat memicu cedera fisik.
Selain marka lantai, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) menjadi faktor penting dalam melindungi pekerja dari bahaya yang tidak dapat dihilangkan sepenuhnya. APD di area packing umumnya meliputi sepatu safety untuk melindungi kaki dari benturan atau tertimpa barang, sarung tangan untuk mencegah luka dan iritasi, serta masker atau pelindung pernapasan apabila terdapat debu atau partikel dari material packing. Penggunaan APD yang konsisten membantu mengurangi tingkat keparahan cedera dan paparan bahaya.
Apabila marka lantai tidak dipatuhi dan APD tidak digunakan dengan benar, risiko penyakit akibat kerja dapat meningkat. Aktivitas mengangkat dan memindahkan barang secara berulang tanpa pengaturan area yang jelas dapat menyebabkan gangguan otot dan rangka seperti nyeri punggung bawah, nyeri bahu, dan gangguan persendian. Berdiri terlalu lama di area kerja tanpa alas kaki yang sesuai juga dapat memicu kelelahan kaki dan gangguan peredaran darah.
Paparan debu dari kardus, plastik, atau material packing lainnya dapat menyebabkan gangguan pernapasan seperti iritasi saluran napas, batuk berkepanjangan, hingga alergi pernapasan apabila tidak dikendalikan dengan baik. Selain itu, gesekan berulang pada tangan tanpa perlindungan dapat menyebabkan iritasi kulit atau dermatitis akibat kerja. Penyakit-penyakit ini sering berkembang secara perlahan dan kerap diabaikan, namun berdampak pada kesehatan jangka panjang dan produktivitas kerja.
Sebagai penutup, penerapan marka lantai yang jelas, kepatuhan penggunaan APD, serta kesadaran akan risiko penyakit akibat kerja merupakan satu kesatuan dalam keselamatan area packing. Dengan lingkungan kerja yang tertata, perlindungan diri yang memadai, dan perilaku kerja yang disiplin, risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja dapat diminimalkan. Keselamatan bukan hanya tentang menghindari kecelakaan, tetapi juga menjaga kesehatan pekerja dalam jangka panjang.